Over Kapasitas Mencapai 650 Persen, Lapas Teluk Kuantan Hanya Dijaga 5 Anggota di Malam hari

Rendi Ilhami | Nasional | 30-11-2022

Kepala Kanwil Kemenkumham Riau Mohamad Jahari Sitepu saat mengunjungi Lapas Kuantan, Senin (28/11/2022). (Foto: Kemenkumham)

PARBOABOA, Jakarta -  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Teluk Kuantan, Kabupaten Kuansing, menjadi penjara terpadat kedua di Indonesia setelah Lapas Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Ilir. Lapas Teluk Kuantan over kapasitas hingga mencapai 650 persen sehingga warga binaan pemasyarakatan menumpuk dalam satu kamar. 

Kepala Kanwil Kemenkumham Riau Mohamad Jahari Sitepu, mengunjungi Lapas Teluk Kuantan pada Senin (28/11/2022). Dalam kunjungannya itu, ia bertujuan memastikan pengamanan narapidana sesuai prosedur dengan kondisi seadanya.

"Normalnya, Lapas Teluk Kuantan diperuntukkan 53 orang saja tapi saat ini sudah dihuni 343 orang sehingga terjadi over kapasitas 650 persen," terang Jahari, Selasa (29/11/2022).

Jahari mengatakan, keterbatasan jumlah petugas tidak menyurutkan semangat dalam melaksanakan tugas pengamanan. Diketahui, petugas yang berjaga di lapas hanya beranggotakan sepuluh orang dengan pembagian shift lima petugas di malam hari dan lima petugas di siang hari. 

"Keterbatasan ini tak lantas menyurutkan semangat petugas dalam melaksanakan fungsi pengamanan," terang Jahari. 

Jahari mengamanatkan agar semua petugas dapat melakukan tugasnya dengan baik, ia juga berpesan agar petugas selalu siaga dan waspada.

"Pastikan sudah terkunci dengan baik, harus rutin kontrol keliling, selalu siaga dan waspada, jangan lengah sedikitpun," ujar Jahari.

Selain itu, Jahari juga berpesan kepada penghuni lapas. Ia berpesan agar dapat merawat dan menjaga lapas tersebut meskipun dalam kondisi seadanya. Ia juga menegaskan bahwa semua penghuni lapas merupakan keluarga.

"Anggap saja ini rumah kita sendiri, harus dirawat, dijaga, dan dilindungi bersama walaupun hidup bersempit-sempitan, saya harap semua bersabar, harus saling hormat-menghormati dan menghargai, kita semua keluarga," pesan Jahari. 

Diakhir, Jahari menegaskan kepada petugas agar tidak ada pungli di lapas Teluk Siantan. Ia juga akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan petugas yang melakukan pungli ataupun pelanggaran lainnya.

"Jangan sekali-kali kalian pungli, menyelundupkan HP atau narkoba, kalau ketahuan saya sikat, saya pecat!" tegas Jahari.

Tag : #lapas    #padat    #nasional    #hukum    #kemenkumham    #napi   

Baca Juga