ILUSTRASI. Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan hunian DP nol rupiah di Rusunami Klapa Village, Jakarta Timur, Senin (29/07/2019). (Foto: Antara Foto/Adnan Nanda)

Target Diturunkan, Anggota F-PDIP Sebut Rumah DP Rp 0 sebagai Program Gagal

Andre | Metropolitan | 09-09-2022

PARBOABOA, Jakarta – Kebijakan terkait program rumah DP 0 rupiah sudah beberapa kali berubah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menurunkan target pembangunan menjadi 10 ribu unit.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP Yuke Yurike menyebut, penurunan target itu sebagai tanda gagalnya program yang digagas oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Diturunkan memang karena tidak mungkin mencapai target. Dari awalnya 250.000 menjadi 10.000 pun, yang terbangun hanya sekitar 1.000 unit saja hingga saat ini. Tidak sampai 10 persen. Jelas ini program gagal," kata Yuke Yurike kepada wartawan di Jakarta, Kamis (08/09/2022).

Sedari awal, Yurike mengaku ragu program rumah DP 0 rupiah akan berhasil.

"Dari pas kampanye kita bisa melihat janji kampanyenya adalah program ini untuk mereka yang berpenghasilan kecil. Tapi, kemudian direvisi hingga batas penghasilannya Rp 15 juta. Saya duga karena program ini ya tidak bisa dimiliki oleh masyarakat berpenghasilan rendah," tuturnya.

Yurike menyebutkan, ketika sudah dibuka, rumah yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan tiga kali dari UMP DKI ini hanya terisi 95 persen.

Kalau benar antusias masyarakat tinggi seharusnya sudah di angka 100 persen sejak awal," sambungnya.

Diketahui, Pemprov DKI merevisi target pembangunan rumah DP 0 rupiah, yang awalnya dari 232.214 unit menjadi 10 ribu unit dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov DKI 2017-2022.

Namun, hingga menjelang masa jabatan Anies yang akan berakhir Oktober mendatang, baru ada 2.332 unit hunian DP 0 Rupiah di Jakarta.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko mengatakan, pembangunan rumah DP 0 rupiah terkendala akibat dampak pandemi Covid-19.

"Teman-teman tahu sendiri kebetulan kita ada musibah COVID, semua ekonomi terpuruk, sektor properti jatuh. Tidak hanya hunian DP nol saja, semua properti kolaps," ucapnya.

Tag : #jakarta    #rumah dp 0 rupiah    #metropolitan    #dki jakarta    #dprd dki jakarta   

Baca Juga