Kondisi pintu air Sunter Hulu pada Selasa (04/10/2022) malam. (Foto: Parboaboa/Andre S)

Diguyur Hujan Lebat, 6 Pintu Air di DKI Jakarta Berstatus Siaga III

Andre | Metropolitan | 04-10-2022

PARBOABOA, Jakarta – Hujan mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Selasa (04/10/2022) siang, berdampak pada naiknya intensitas air di sejumlah sungai di ibukota.

Dari pantauan Parboaboa pada laman resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) DKI Jakarta, data terakhir pada pukul 22.00 WIB menunjukkan enam pintu air dalam status Siaga III.

Manggarai Banjir Kanal Barat tercatat memiliki tinggi muka air mencapai 760 cm.

Sedangkan Pintu Air Karet, berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), memberikan tanda kuning lantaran memiliki tinggi muka air mencapai 510 cm.

Sementara, pos Angke Hulu juga tercatat berada di batas kuning atau siaga III dengan tinggi muka air 225 cm. Pada pos ini, tercatat mengalami kenaikan sejak pukul 16.00 WIB dan menyentuh titik tertingginya pada 250 cm pada pukul 21.00 WIB tadi.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga menyatakan pintu air pasar ikan menuju ke muara atau laut dengan status siaga III lantaran tinggi muka air mencapai 198 cm.

Adapun Pos Cipinang Hulu mencapai 160 cm ketinggian air, dan Pos Sunter Hulu mencapai 185 cm tinggi muka air.

Pos Sunter Hulu sendiri sudah mengalami penurunan ke status Siaga III, dari yang sebelumnya dinyatakan Siaga II lantaran tinggi muka air mencapai 215 cm di empat jam terakhir.

Tercatat, ketinggian air di pintu air Pulo Gadung saat ini mencapai 400 cm, dari yang sebelumnya 510 cm.

Sebelumnya, hingga pukul 18.00 WIB, terdapat penambahan genangan menjadi 6 ruas jalan dan 31 RT di sejumlah daerah DKI Jakarta.

"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di tujuh ruas jalan dan 16 RT, saat ini menjadi enam ruas jalan dan 31 RT atau hanya 0,102% dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta," kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangan tertulis, Selasa (04/10/2022).

Lebih lanjut, Isnawa mengatakan, sebanyak 50 jiwa yang terdiri dari 10 keluarga terdampak banjir di Kelurahan Pejaten Barat mengungsi di Musala Al Inayah.

Sejauh ini, BPBD DKI Jakarta melakukan sejumlah upaya, di antaranya menyiagakan petugas untuk memantau seluruh genangan, berkodinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan bersama-sama dengan bantuan warga.

Adapun data wilayah yang terdampak terbanyak berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Berikut penjabarannya!

Jakarta Selatan – 17 RT

1. Kel. Pela Mampang

  • Jumlah: 13 RT
  • Ketinggian: 70 cm (di wilayah yang berbatasan langsung dengan kali krukut dan kali mampang)
  • Penyebab: Curah Hujan Tinggi, luapan kali krukut dan kali mampang

2. Kel. Bangka

  • Jumlah: 1 RT
  • Ketinggian: 100 cm (di wilayah yang berbatasan langsung dengan kali mampang)
  • Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan luapan kali mampang

3. Kel. Cilandak Timur

  • Jumlah: 2 RT
  • Ketinggian: 170 cm (di wilayah yang berbatasan langsung dengan kali krukut)
  • Penyebab: Curah Hujan Tinggi & luapan kali krukut

4. Kel. Pejaten Barat

  • Jumlah: 1 RT
  • Ketinggian: 100 cm (di wilayah yang berbatasan langsung dengan kali Sarua)
  • Penyebab: Curah Hujan Tinggi & luapan kali Sarua

Jakarta Barat – 1 RT

1. Kel. Sukabumi Selatan

  • Jumlah: 1 RT
  • Ketinggian: 60 cm (di wilayah yang berbatasan langsung dengan kali Pesanggrahan)
  • Penyebab: Curah Hujan Tinggi, luapan kali Pesanggrahan

Jakarta Timur – 13 RT

1. Kel. Cipinang Melayu

  • Jumlah: 11 RT
  • Ketinggian: 40 cm (di wilayah yang berbatasan langsung dengan kali Sunter)
  • Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan kali Sunter

2. Kel. Kebon Pala

  • Jumlah: 1 RT
  • Ketinggian: 40 cm (di wilayah yang berbatasan langsung dengan kali Cipinang)
  • Penyebab: Curah hujan tinggi danluapan kali Cipinang

3. Kel. Tengah

  • Jumlah: 1 RT
  • Ketinggian: 50 cm
  • Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Ruas Jalan yang Tergenang Air

Adapun ruas jalan yang tergenang air di wilayah DKI Jakarta, meliputi:

1. Jalan Pangeran Antasari No.88, RT.7/RW.7, Cipete Selatan, Cilandak. Ketinggian air: 20 cm.

2. Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kuningan barat, Mampang prapatan. Ketinggian air: 20 cm.

3. Jalan Tegal Parang Selatan, Mampang Prapatan, Mampang Prapatan. Ketinggian air: 20 cm.

4. Jalan Lenteng Agung Raya Tanjung Barat, Jagakarsa. Ketinggian air: 40 cm

5. Jalan taman mini 1, Pinang Ranti, Makasar. Ketinggian air: 30 cm.

6. Jalan Raya Kalimalang, Cipinang Melayu, Makasar. Ketinggian air: 45 cm.

Tag : #jakarta    #pintu air    #metropolitan    #bpbd jakarta    #   

Baca Juga